Pages

Tampilkan postingan dengan label sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sains. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Juni 2013

Coronavirus Baru Lebih Mematikan Dibanding SARS


Para ahli menyatakan, coronavirus baru yang ditemukan di Timur Tengah diduga mudah sekali menular antar manusia dan lebih mematikan dibanding SARS.

Dalam setahun terakhir ini ,Badan Kesehatan Dunia WHO telah mencatat setidaknya 60 kasus akibat serangan virus misterius yang juga dikenal dengan nama Middle East Respiratory Syndrome (MERS) ini. Sebanyak 38 korban di antaranya meninggal, dan kebanyakan kasus berasal di Arab Saudi. Sejauh ini, coronavirus tak menyebar secepat virus SARS pada 2003, yang merenggut 800 orang.

Tim ahli internasional yang meneliti 24 kasus MERS di Arab Saudi bagian timur menemukan bahwa coronavirus baru ini ternyata punya kemiripan dengan SARS. Namun, berbeda dengan SARS, peneliti belum dapat mengungkap sumber dari MERS.

Yang menjadi kekhawatiran menurut tim ahli adalah MERS bukan cuma mudah menular antarmanusia, tetapi juga dapat menyebar di dalam rumah sakit. Hal yang juga terjadi pada kasus SARS.

"Bagi saya MERS sangat mirip SARS," kata Dr. Trish Perl, epidemiologis senior dari Johns Hopkins Medicine, yang merupakan bagian dari tim peneliti. Tim ahli ini telah mempublikasikan temuannya dalam New England Journal of Medicine edisi online.

Perl menambahkan, timnya belum dapat memastikan bagaimana virus ini menyebar pada setiap kasus, apakah itu melalui tetesan cairan dari bersin atau batuk, atau jalur lain yang tidak langsung. Beberapa pasien di rumah sakit tidak berdekatan lokasinya dengan seorang yang terinfeksi, tapi mereka tetap dapat tertular virus misterius ini.

"Dalam kondisi yang tepat, penyebarannya bisa saja meledak", ungkap Perl yang menekankan bahwa tim ahli hanya meneliti satu kluster MERS di Arab Saudi.

Kasus infeksi coronavirus sejauh ini terus bertambah, dan tampaknya akan menjadi wabah di Arab Saudi. Kasus MERS telah dilaporkan di beberapa negara seperti Jordania, Qatar, Uni Emirat  Arab, Ingris, Prancis, Jerman, Italia dan Tunisia. Kebanyakan kasus ditemukan di negara-negara yang punya hubungan langsung dengan kawasan Timur Tengah.

Perl mengatakan, pada kluster yang diteliti di Arab Saudi, beberapa pasien ternyata dapat menginfeksi lebih banyak orang.  Seorang pasien yang sedang menjalani perawatan dialisis ditemukan dapat menyebarkan MERS kepada 7 pasien lain.

Perl dan timnya juga menyimpulkan gejala MERS dan SARS sama. Penyakit ini dimulai dengan demam dan batuk selama beberapa hari, sebelum berkembang menjadi pneumonia. Namun MERS tampaknya lebih mematikan. Pasalnya, dibandingkan SARS yang rata-rata kematiannya hanya 8 persen, tingkat kefatalan MERS dapat mencapai hingga 65 persen.

Sumber virus MERS pun masih misterius, beda halnya dengan SARS yang jejaknya ditemukan pada kelelawar sebelum menular ke manusia lewat musang. MERS mungkin saja terkait dengan virus kelelawar, tetapi beberapa ahli berpendapat penyakit ini bisa berasal dari unta atau kambing.  Hipotesa lainnya, kelelawar yang terinfeksi mungkin mencemari sumber pangan seperti kurma, yang banyak ditanam dan dikonsumsi di Arab Saudi.

Rabu, 19 Juni 2013

Cegah Kanker Prostat dengan Tomat



Buah tomat sejatinya menjadi makanan wajib bagi kaum pria. Pasalnya, dalam buah ini terkandung banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, di antaranya adalah mencegah penyakit kanker prostat.

Berbagai literatur ilmiah menyebutkan dalam tomat terkandung zat yang bernama lycopene. Zat alami ini sebenarnya dapat ditemukan bukan hanya pada tomat, melainkan buah atau sayur berwarna merah kekuningan.

Tomat sendiri sudah sejak lama digadang-gadang sebagai buah yang efektif dalam membantu mencegah kanker prostat. Maklum saja, dalam buah bernama asing Lyporsicon esculentum ini terkandung 45.902 mikrogtam lycopene per 100 gram penyajian.

"Zat lycopene akan menjadi antioksidan, yang membantu tubuh melawan kanker," kata pakar onkologi medik, Dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD, KHOM, FACP pada seminar Kanker Prostat Pembunuh Lelaki yang Datang Diam-Diam, Rabu (15/5.2013) di Jakarta.

Aru memaparkan, di dalam tubuh lycopene disimpan dalam lever, paru-paru, usus besar, dan kulit. Bukti manfaat lycopene di antaranya pernah diungkap dalam hasil penelitian yang dimuat Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition. Penelitian ini melibatkan 130 pasien kanker prostat yang diberi makanan yang tinggi kandungan lycopene .

Hasilnya, para responden mengalami penurunan risiko perkembangan sel-sel kanker prostat hingga 82 persen. Lycopene juga ditemukan dalam buah pepaya dan ikan salmon.

Aru menjelaskan, untuk mendapat manfaat maksimal dari buah tomat,  sebelum mengkonsumsi sebaiknya tomat direndam dahulu dalam air mendidih. Pemanasan akan membantu lycopene terlepas dari buah. "Kalau sudah terlepas tentu lebih mudah masuk ke dalam tubuh.

Oleh karena itu, lebih baik memakan tomat yang sudah diolah, seperti dalam sup atau saus pasta," katanya.

Aru juga mengingatkan untuk menghindari makanan berbahan pengawet dan pewarna. Kandungan formalin, rhodamin B, dan methanil yellow menjadi pemicu tumbuhnya sel kanker pada tubuh. "Intinya hindari makanan dan minuman berbahan kimia tidak jelas. Bahan kimia tersebut dikhawatirkan bersifat memicu kanker (karsinogenik)," kata Aru.

Pola hidup sehat menjadi kunci melawan kanker prostat. Aru juga menyarankan untuk tidak merokok dan rajin terkena sinar matahari. Kertas rokok mengandung 200-300 racun yang berbahaya bagi tubuh. Sementara sinar matahari membantu tubuh meningkatkan daya tahan tubuh.

Selasa, 18 Juni 2013

Normalkan Apoptosis, Jurus Baru Atasi Kanker



Kanker masih menjadi momok menakutkan karena penyakit ini memiliki risiko kematian yang sangat tinggi. Kendati kanker dapat diobati, pengobatan kanker yang dikenal selama ini seperti kemoterapi dan radiologi berpotensi tidak hanya mematikan sel kanker, tetapi juga sel-sel normal. Seakan menjawab permasalahan ini, sebuah studi baru asal Australian Academy of Science mengembangkan metode pengobatan baru kanker berbasis molekuler. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Nature ini mengungkap, kunci mengobati sel kanker adalah dengan mengetahui konsep kematian sel.
Ketua studi sekaligus Presiden Australian Academy of Science, Profesor Suzanne Cory, mengatakan, kematian merupakan hal alami yang dialami oleh sel. Jika sel tidak mengalami kematian, dan terus tumbuh, hal itu justru akan mengakibatkan kanker.
"Kematian dan kehidupan sel diatur oleh gen. Mencoba memahami terbentuknya kanker hingga ke tingkat gen dapat meningkatkan efektivitas pengobatan," papar Cory seusai Australia Indonesia Science Seminar Series bertajuk "Harnessing Death for Life", Selasa (11/6/2013) di Jakarta.
Cory menuturkan, kanker terjadi karena adanya gen yang mengakibatkan gangguan pada sifat kematian alami sel (apoptosis). Lantaran terjadi gangguan apoptosis, terjadilah sel-sel yang terus bertumbuh tidak terkendali. Sel-sel inilah yang disebut kanker.
"Maka pengobatan yang sedang dikembangkan menargetkan pada gen yang membuat gangguan apoptosis tersebut," imbuh profesor di bidang biologi medis ini.
Prinsip pengobatan, lanjut Cory, yaitu menyisipkan molekul sintetik ke dalam tubuh yang dapat mengembalikan sifat apoptosis yang dimiliki sel. Lantaran bersifat spesifik pada sel yang mengalami gangguan, maka molekul tidak akan mempengaruhi sel lainnya yang bersifat normal.
Studi yang dimulai sejak tahun 1998 ini menunjukkan hasil yang menjanjikan pada tikus. Bahkan, uji coba selanjutnya yang dilakukan terhadap tiga pasien leukemia menunjukkan hasil yang memuaskan.
"Pengobatan ini sangat menjanjikan karena dapat menjadi obat kelas baru yang efektif untuk banyak tipe kanker," pungkas Cory.

Minggu, 16 Juni 2013

Ilmuwan Temukan Bagian Tubuh Manusia yang Baru



LONDON - Bagian tubuh anggota gerak seperti kaki dan tangan mungkin bisa dilihat secara mata telanjang. Namun, bagaimana dengan bagian tubuh manusia yang memiliki ukuran terkecil, yang hanya dapat dilihat melalui lensa khusus.

Melalui sebuah penelitian, ilmuwan di University of Nottingham mengklaim telah menemukan lapisan baru dalam kornea mata manusia. Lapisan baru ini dinamakan 'Dua's layer', yang ditemukan oleh profesor bernama Harminder Dua.

Dilansir Popsci, Kamis (13/6/2013), anatomi manusia yang baru ini hanya memiliki ketebalan 15 mikron. Apa manfaatnya? Temuan ilmuwan asal Inggris ini diharapkan bisa membuat operasi mata lebih aman dan sederhana.

'Dua's layer' ini berada tepat di belakang kornea, yang sebelumnya diketahui terdapat lima lapisan. Dua dan koleganya menemukan bagian tubuh baru ini dengan cara menyuntikkan udara ke dalam kornea mata.

Penelitian ini juga melibatkan penggunaan mikroskop elektron untuk memindai setiap lapisan kornea mata. Pengetahuan mengenai lapisan terbaru ini kabarnya dapat membantu untuk menyempurnakan cangkok kornea dan transplantasi.

"Ini adalah penemuan besar yang berarti bahwa buku ophthalmology (tentang anatomi mata) akan benar-benar harus ditulis ulang," kata Harminder. Ia mengatakan, dari perspektif klinis, ada banyak penyakit yang mempengaruhi bagian belakang kornea mata.

Temuan ini membantu untuk lebih memahami lapisan dalam kornea mata dan diharapkan membantu dokter untuk menangani penyakit kornea mata pada pasien. Studi ini dilaporkan dalam jurnal Ophthalmology.

Wikipedia menerangkan, Ophthalmology atau Oftalmologi merupakan cabang ilmu yang mempelajari anatomi, fisiologi dan penyakit-penyakit mata.

Sabtu, 15 Juni 2013

Teleskop Hubble Temukan "Bayi" Planet Baru




CALIFORNIA -  Teleskop luar angkasa Hubble menemukan planet yang baru terbentuk. Planet ekstra surya ini berada di jarak terjauh dari bintang induknya, yakni TW Hydrae.

TW Hydrae merupakan bintang kerdil merah yang berjarak 176 tahun cahaya dari Bumi. Melalui pengukuran astronomi, "bayi" planet ini berjarak 7,5 miliar mil dari bintang induknya.

Jarak 7,5 miliar tersebut kabarnya setara dengan dua kali lipat jarak orbit Pluto dengan Matahari. Ilmuwan masih mempelajari bagaimana planet ini bisa tumbuh, padahal bintang yang diorbitnya berada di lokasi terjauh.

Dilansir Discovery, Jumat (14/6/2013), ilmuwan mengatakan bahwa planet muda ini memiliki ukuran enam sampai 28 kali lipat lebih besar dari Bumi. Bintang yang diorbit planet baru tersebut diyakini berusia 8 juta tahun.

Usia 8 juta tahun dikategorikan sebagai bintang yang terlalu muda untuk mendukung planet-planet yang mengorbit pada bintang tersebut. Bintang ini juga berukuran kecil, yakni hanya setengah dari ukuran Matahari.

Model komputer menunjukkan bahwa planet muda yang berjarak 7,5 miliar mil dari bintang induknya ini memerlukan 200 kali lipat waktu lebih panjang untuk terbentuk sempurna. Sementara planet di sistem tata surya seperti Jupiter, memerlukan waktu 10 juta tahun untuk dapat terbentuk dan berjarak 500 juta mil dari Matahari.

Bayi planet ini dideteksi secara tidak langsung dari cincin gas dan debu selebar 41 miliar mil yang mengitari TW Hydrae. Para astronom menggunakan teleskop luar angkasa Hubble untuk survei mereka. Penelitian ini dipublikasikan dalam The Astrophysical Journal.

Senin, 10 Juni 2013

"Gadget" Sebelum Tidur Tingkatkan Stres



Penelitian tim dari Universitas Texas-Pan American, Amerika Serikat, yang dipaparkan dalam pertemuan tahunan Asosiasi Ilmu Psikologi di Washington DC, AS, Sabtu (25/5), menyebut, orang yang berselancar di dunia maya atau mengirim pesan layanan singkat dua jam sebelum tidur memiliki tingkat stres lebih tinggi dibanding yang tidak melakukan.

Namun, mengirim surat elektronik, menonton televisi, membaca buku, atau berolahraga sebelum tidur tidak menunjukkan peningkatan stres yang sama. Temuan ini bersifat asosiasi, bukan sebab akibat. Artinya, seperti dikutip My Health News Daily, Rabu (29/5/2013), ada kemungkinan orang yang stres menjadikan peranti teknologi sebagai pelarian sebelum tidur.

Studi sebelumnya oleh kelompok peneliti yang sama menunjukkan, perilaku berselancar di dunia maya, mengirim surat elektronik, dan mengirim pesan layanan singkat sebelum tidur bisa menyebabkan insomnia. Gangguan tidur ini dapat meningkatkan stres. Jajak pendapat Yayasan Tidur Nasional di AS pada 2011 menemukan, 95 persen warga AS menggunakan peranti teknologi satu jam sebelum tidur.

Para peneliti menyebutkan, cahaya yang dipancarkan gadget, baik komputer jinjing, komputer tablet, maupun telepon pintar, dapat mengganggu tidur. Layar gadget memancarkan banyak cahaya biru yang menekan melatonin, hormon yang memengaruhi siklus tidur dan bangun seseorang.

Sabtu, 08 Juni 2013

Google Akan Segera Ungkap Android 4.3?

CALIFORNIA - Perusahaan raksasa mesin pencari, Google, kemungkinan akan segera menghadirkan secara resmi sistem operasi terbaru besutannya yang telah lama menjadi perbincangan di jagat maya. Kabarnya, informasi mengenai kehadiran sistem operasi Android 4.3 Jelly Bean akan diungkap hari ini, Kamis (6/6/2013).

Kabar ini terungkap setelah Technical Lead untuk Google Android Open Source Project, Jean-Baptiste Queru, kemarin, Rabu (5/6/2013), melalui posting-an Twitternya yang menyebutkan,"Masa depan akan menjadi lebih baik esok"

Berdasarkan informasi yang beredar, Android 4.3 seharusnya menjadi sistem operasi versi terakhir dari Jelly Bean, sebelum meluncurnya sistem operasi terbaru Android 5.0 Key Lime Pie, yang rencananya akan diungkap secara resmi pada musim gugur tahun ini.

Sebelumnya, Android 4.3 akan diperkirakan meluncur pada konferensi Google I/O yang digelar Mei lalu, sayangnya itu semua tidak menjadi kenyataan. Demikian dilansir dari Briefmobile, Kamis (6/6/2013).

Akan tetapi, informasi terbaru menyebutkan bahwa Queru menyatakan melalui posting tweetnya bahwa apa yang ia tulis kemarin merupakan kesalahan. Orang dalam Google ini juga mengungkapkan tidak hal penting yang akan meluncur hari ini, ada baiknya kita menunggu informasi resmi dari Google sendiri. (amr)

Senja Bersama Merkurius dan Venus hingga Akhir Juni




Mendamba dua planet terdekat dengan Matahari terlihat, hari ini hingga akhir Juni adalah saatnya. Merkurius dan Venus akan menghiasi senja dengan ditemani bulan sabit selama beberapa hari.

Dari wilayah Indonesia, dua planet tersebut akan mulai tampak saat Matahari terbenam. Bagi yang ingin mengamati, waktu yang tersedia sangat sedikit. Sekitar pukul 18.30, dua planet bersuhu panas tersebut sudah akan tenggelam di langit barat.

Untuk mengamati, Geoff Gaherty dari Starry Night Education dalam artikelnya di Space.com, Rabu (5/6/2013), menguraikan bahwa binokular akan sangat membantu. Binokular ukuran 1 x 50 atau 10 x 50 akan sangat berguna.

Jumat hari ini, Merkurius akan tampak dengan magnitud 0,38, sementara Venus akan tampak lebih terang dengan magnitud -3,33. Magnitud menyatakan kecerlangan benda langit, semakin kecil nilai magnitud, semakin cerlang benda langit terlihat.
 Selain hari ini, nanti mungkin juga jadi saat yang tepat untuk melihat Merkurius dan Venus. Dua planet itu akan ditemani bulan sabit. Cukup melihat ke langit barat untuk menyaksikannya.

Sementara itu, Rabu (12/6/2013) atau minggu depan adalah saat yang paling ditunggu-tunggu oleh para astronom. Merkurius akan mengalami elongasi terbesar, mencapai jarak terjauh dari Matahari, dengan sudut sebesar 24 derajat.

Selama ini, pengamatan Merkurius agak sulit dilakukan karena planet tersebut selalu berjarak dekat dengan Matahari. Cahaya Matahari kadang mengganggu. Jarak yang lebih jauh membantu pengamatan.

Berdasarkan simulasi Stellarium, hingga 20 Juni, Merkurius akan tampak ada di atas Venus dari pengamatan manusia di Bumi. Setelahnya, Venus-lah yang berada di atas. Merkurius sendiri akan tampak hingga tanggal 27 Juni. Venus masih bisa dilihat pada bulan-bulan berikutnya.

Untuk Venus, elongasi atau jarak terjauhnya dengan Matahari baru akan dicapai pada 1 November 2013 mendatang. Saat itu, Venus akan berjarak 47 derajat dengan Matahari. Untuk membayangkan, 10 derajat lebih kurang sama dengan satu kepalan tangan orang dewasa.

Merkurius adalah salah satu planet yang menarik minat ilmuwan. Penelitian mengonfirmasi bahwa Merkurius pernah menjadi surga lautan magma. Selain itu, meski berjarak sangat dekat dengan Matahari, Merkurius ternyata juga punya es.

Venus juga tak kalah menarik. Tahun lalu, tepatnya 6 Juni 2012, planet ini memukau publik dunia setelah transit di muka Matahari. Astronom menggunakan momen itu untuk melihat serta mencoba memperbarui cara penemuan planet baru dengan metode transit.

Intel Atom "Empat Otak" Generasi Baru untuk Tablet

Intel, produsen prosesor asal Santa Clara, California, Amerika Serikat mengumumkan prosesor Atom System-on-Chip (SoC) quad-core (empat inti) baru untuk perangkat tablet. Prosesor untuk perangkat mobile ini merupakan generasi terbaru yang diberi kode nama ‘Bay Trail-T’.

Digitimes melaporkan, Kamis (6/6/2013), perangkat berbasis prosesor ‘Bay Trail-T’ akan beredar pada musim liburan atau akhir 2013. Hermann Eul, General Manager of Mobile and Communications Group Intel mengungkapkan detail baru tentang prosesor Intel Atom generasi keempat berbasis System-on-Chip.

Ia mengatakan, dengan mikroarsitektur Silvermont, yang merupakan generasi terbaru teknologi Intel 22nm untuk tablet dan perangkat ultra-mobile, maka baterai perangkat diklaim dapat bertahan hingga lebih dari delapan jam. Selain itu, raksasa prosesor ini juga mengumumkan Atom SoC 22nm (nama kode ‘Merrifield’) untuk smartphone.

Prosesor terbaru tersebut mendukung perangkat berbasis Android serta Windows 8.1. Eul juga mengungkapkan bahwa kecanggihan prosesor akan mendukung pengguna untuk mendapatkan peningkatan performa grafis.

Prosesor Intel Atom anyar tersebut juga dilengkapi dengan fitur keamanan dari McAfee Live Safe. Fitur tersebut akan melindungi pengguna untuk mencegah terjadinya serangan phishing, menjaga identitas pengguna online serta membuat data pengguna tetap aman sekaligus melindungi perangkat.

Di event Computex 2013, Tom Kilroy, Executive Vice President of Sales and Marketing Intel mengatakan, perusahaan memiliki lebih dari 50 desain 2-in-1 dari berbagai pilihan harga, termasuk Ultrabook  premium 2-in-1  yang ditenagai prosesor Intel Core terbaru. Selain itu, desain lainnya yang akan didukung oleh prosesor berbasis Intel Silvermont 22nm akan segera meluncur.

“Hari ini kami menyampaikan visi yang ditetapkan 2 tahun yang lalu untuk menemukan kembali laptop dengan pengenalan generasi ke-4 prosesor Intel Core yang telah dirancang untuk Ultabook dan berfungsi sebagai fondasi untuk era baru komputasi 2-in-1,” kata Kilroy melalui keterangan resmi

Jumat, 07 Juni 2013

Dinyatakan Punah Puluhan Tahun, Katak Ini Ditemukan Lagi



Puluhan tahun dinyatakan punah, katak hula (Latonia nigriventer) ditemukan lagi. Tak cuma menemukannya, ilmuwan juga mengungkap rahasia kecil tentang spesies ini.

Katak hula dinyatakan punah pada tahun 1996. Katak ini merupakan katak yang pertama dinyatakan punah oleh organisasi konservasi International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Keputusan pernyataan punah pada saat itu adalah tak dijumpainya spesies ini dalam waktu lama. Habitat dari spesies ini, lahan basah Lembah Hula, sudah mengering sejak tahun 1955.

Status kepunahan spesies ini kemudian mulai berubah pada 2011. Saat itu, sebuah tim konservasi yang melakukan patroli menemukan jantan dewasa dari spesies ini. Pada upaya pencarian berikutnya ditemukan 10 individu lainnya.

Rebecca Biton, palaentolog Hebrew University, di Jerusalem, dan co-author dari riset yang dipublikasikan di edisi terbaru Nature Communication, mengatakan, penemuan kembali katak hula adalah kasus yang luar biasa.

Tak cuma menemukan kembali, para peneliti juga mengetahui bahwa katak warna hula ini merupakan satu-satunya anggota dari genus katak yang telah lama hilang, Latonia, yang masih eksis.

Hal tersebut diketahui dari morfologi dan genetik katak berwarna hula ini. Secara morfologi, katak ini lebih mirip katak genus Latonia daripada katak di Timur Tengah lain. Analisis genetik juga menunjukkan hal yang sama.

"Katak hula tak seperti yang kita duga sebelumnya," ujar Biton seperti dikutip Livescience, Kamis (6/6/2013). Katak lain dalam genus Latonia semula tersebar hingga Eropa, tetapi punah sejak 1 juta tahun lalu.

Sampai saat ini, ada 100-200 individu katak berwarna hula di Lembah Hula. Ada rencana untuk membasahi kembali lembah tempat katak tersebut hidup sehingga spesies yang kini berstatus terancam ini bisa terjaga.

Jumat, 17 Mei 2013

Gerhana Matahari Baru Akan Teramati Lagi Tahun 2016

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah Jumat (10/5/2013), Indonesia baru bisa melihat gerhana Matahari sebagian tiga tahun lagi, alias tahun 2016. Hal ini diungkapkan oleh astronom amatir Ma'rufin Sudibyo dalam percakapan dengan Kompas.com, hari ini.

Dalam kalender astronomi 2013, memang dinyatakan bahwa fenomena gerhana Matahari akan terjadi 3 November 2013. Namun, Indonesia tak beruntung karena tak bisa menyaksikan gerhana Matahari itu. "Gerhana itu hanya akan terlihat di seputaran Atlantik saja," kata Ma'rufin.
Ilustrasi wilayah yang bisa melihat gerhana Matahari pada 3 November 2013. Gerhana tertinggi terjadi di wilayah bergaris biru. Tampak bahwa Indonesia tidak termasuk dalam wilayah yang bisa mengamati gerhana. Kredit : NASA.

Lokasi yang berpeluang melihat gerhana Matahari total dan sebagian ditentukan berdasarkan wilayah jatuhnya bayang-bayang inti (umbra) dan tambahan (penumbra) Bulan yang menutupi Matahari.

Wilayah yang tertutup umbra akan mengalami gerhana Matahari total sementara wilayah yang tertutup penumbra akan mengalami gerhana Matahari sebagian. Di luar wilayah tersebut, gerhana Matahari takkan bisa disaksikan.

Untuk gerhana Matahari cincin, mekanismenya hampir sama dengan gerhana Matahari total. Hanya saja, jarak Matahari dengan Bumi terlalu jauh sehingga bayang-bayang inti Bulan tak mencapai Bumi.

File:Solar eclipse types.svg
Ilustrasi terjadinya gerhana Matahari total, cincin, dan sebagian serta penentuan wilayah yang akan bisa mengamatinya.
 
Pada gerhana 3 November 2013 serta tahun 2014 dan 2015, Indonesia tak masuk area cakupan umbra dan penumbra Bulan. Akibatnya, gerhana tak bisa disaksikan oleh penduduknya.

Untuk fenomena gerhana Matahari pada tahun 2014 dan 2015, wilayah yang berpeluang menyaksikan justru sekitar kutub. "Misalnya, gerhana Matahari 29 April 2014 itu ada di Antartika dan sekitarnya. Tanggal 23 Oktober 2014 ada di Arktik dan sekitarnya," urai Ma'rufin.

Pada 20 Maret 2015, gerhana Matahari juga akan terlihat di Antartika dan sekitarnya, termasuk seluruh Eropa Barat, sebagian Afrika Utara, dan Timur Tengah. "Untuk gerhana Matahari 13 September 2015, kembali Antartika saja yang bisa melihatnya," imbuh Ma'rufin.
Ilustrasi wilayah yang bisa melihat gerhana Matahari pada 20 Maret 2015. Indonesia tidak termasuk dalam wilayah yang bisa mengamatinya.
 
Untungnya, penantian tiga tahun nantinya akan berbuah manis. Pada 9 Maret 2016, beberapa wilayah Indonesia berpeluang menyaksikan gerhana Matahari total sementara lainnya mengalami gerhana Matahari sebagian dengan persentasi tutupan piringan Matahari oleh Bulan yang tinggi.

Wilayah Indonesia yang berpotensi melihat fenomena gerhana Matahari total tahun 2016 nanti adalah Bengkulu, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Tengah. Selain Indonesia, area yang bisa melihat gerhana Matahari total adalah pasifik.

Sementara itu, untuk wilayah Jawa, ma'rufin mengungkapkan, "Jawa mengalami gerhana sebagian dengan persentase penutupan cakram Matahari saat puncak gerhana antara 80 hingga 90 persen." Dengan demikian, saat puncak gerhana nanti, warga Jawa akan melihat Matahari seperti bulan sabit tipis.
Ilustrasi wilayah yang bisa mengamati gerhana Matahari pada 9 Maret 2016. Wilayah bertanda garis biru adalah yang bisa mengamati gerhana Matahari total. Tampak beberapa wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi masuk di dalamnya.

Ozon terus menipis

Ozon terus menipis, bahkan nyaris berlubang di Kutub Utara. Penurunan temperatur stratosfer yang jadi penyebab.Penyebab terbentuknya lubang ozon ada tiga, menurut Profesor Ross Salawitch, ahli kimia dan biokimia dari University of Maryland, yang mempelajari kandungan zat kimia di atmosfer. Ketiganya adalah sinar matahari, halogen, dan temperatur rendah.
Saat temperatur turun melebihi ambang batas, awan terbentuk di stratosfer. Halogen, khususnya polutan, seperti klorin dan brom, berubah menjadi senyawa kimia yang bereaksi dengan cepat di ozon. "Semua berubah drastis," kata Salawitch.
Tahun ini sistem angin kutub yang dikenal dengan nama "pusaran kutub" sangat tenang dan stabil. Hal itu berperan dalam menurunkan temperatur di daerah Kutub Utara. Penurunan drastis ini, jika terjadi di Kutub Selatan, dipastikan bisa membentuk lubang ozon karena lapisan ozon di sana lebih tipis daripada di Kutub Utara.
Saat ini pusaran angin sudah menghilang dan udara dari luar Kutub Utara yang lebih hangat bisa masuk dan memperbaiki lapisan ozon.
Jika ozon berlubang, semakin banyak radiasi ultraviolet yang mencapai bumi yang bisa memicu penyakit kulit. Dengan lapisan ozon yang semakin tipis saja orang berkulit sensitif akan semakin mudah terbakar sinar matahari. (National Geographic Indonesia/Agung Dwi Cahyadi)

via

Kamis, 16 Mei 2013

Astronom Temukan Planet Einstein

WASHINGTON, KOMPAS.com — Ilmuwan berhasil menemukan satu lagi planet alien alias planet yang berada di luar Tata Surya. Planet tersebut dinamai Kepler 76b serta punya sebutan Planet Einstein.

Planet Einstein adalah planet gas panas yang ukurannya 25 persen lebih besar dari Yupiter. Planet ini berjarak 2.000 tahun cahaya dari Bumi.

Planet ini berjarak sangat dekat dengan bintangnya. Lingkungannya amat panas, suhunya mencapai 1.982 derajat Celsius. Sementara itu, satu tahun di planet ini setara dengan 1,5 hari di Bumi.

Ilmuwan menyebut Kepler 76-b sebagai Planet Einstein karena terkait proses penemuannya yang didasarkan pada pemahaman tentang relativitas Einstein.

Teknik penemuan planet terbaru itu kali pertama dikemukakan oleh Avie Loeb dari Harvard Smithsonian Center for Astrophysics (CfA) pada tahun 2003.

Dengan teknik ini, penemuan planet dilakukan dengan melihat perubahan kecil pada bintang akibat planet yang mengelilinginya dan perubahan jaraknya relatif terhadap Bumi.

Perubahan yang dilihat antara lain peningkatan intensitas cahaya bintang akibat jaraknya yang lebih dekat terhadap Bumi dan peredupannya saat menjauh.

Perubahan lain yang dilihat adalah pelebaran kenampakan bintang hingga menyerupai bola rugbi akibat gaya tarik planet yang mengelilinginya. Pelebaran juga menyebabkan peningkatan intensitas cahaya.

Hal terakhir yang dilihat adalah cahaya bintang yang dipantulkan oleh planet yang mengelilinginya.

"Kami mendeteksi efek yang sangat kecil. Kami butuh pengukuran dengan akurasi tinggi untuk melihat kecerlangan bintang, hingga skala bagian per juta," kata David Latham dari CfA.

Simchon Faigler dari Tel Aviv University di Israel yang juga terlibat studi menuturkan bahwa hal mengenai pengukuran dimungkinkan karena data memadai yang telah dikoleksi wahana Kepler.

Tsevi Mazeh dari Tel Aviv University seperti dikutip Physorg, Senin (13/5/2013), mengatakan, "Ini kali pertama aspek teori relativitas Einstein dipakai untuk menemukan planet."

Penemuan planet biasanya dilakukan dengan metode transit, dengan melihat peredupan cahaya bintang saat ada planet melewati mukanya, atau teknik radial velocity.

Walau tak mampu menemukan planet seukuran Bumi, teknik baru ini memberikan kelebihan. Misalnya, penemuan planet alien tak harus menunggu adanya planet yang transit di muka bintangnya.

Penemuan Planet Einstein dipublikasikan di Astrophysical Journal, pada Senin kemarin.

Rabu, 15 Mei 2013

IPB dan UGM Masuk Daftar 200 Kampus Terbaik Dunia

KOMPAS.com — Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) masuk ke dalam 200 perguruan tinggi terbaik di dunia menurut QS World University Rankings by Subject 2013. IPB duduk di peringkat 151-200 berdasarkan penilaian terhadap jurusan Pertanian dan Kehutanan, sedangkan UGM berada di peringkat yang sama, tetapi untuk jurusan Modern Languages.

Kategori bidang Pertanian dan Kehutanan memang baru dimasukkan dalam QS World Ranking pada tahun ini. Untuk bidang ini, IPB sejajar dengan sejumlah perguruan tinggi ternama lainnya di dunia, seperti Murdoch University Australia, Università Cattolica del Sacro Cuore Italia, dan University of Tasmania Australia.

Meski duduk di peringkat yang sama dengan 49 kampus lainnya, IPB menerima dua QS Stars yang menunjukkan sejauh mana universitas tersebut bisa dipercaya. Secara rata-rata, IPB meraih lima bintang untuk sepak terjangnya secara internasional, empat bintang untuk fasilitas dan inovasi, tiga bintang untuk keterlibatan, dua bintang untuk pengajaran dan sumber daya manusianya, serta satu bintang untuk kriteria spesialis.

Selain itu, IPB juga memperoleh penilaian berdasarkan klasifikasi kapasitas mahasiswa, fokus, penelitian, dan usia perguruan tinggi. Dalam hal kapasitas, IPB dimasukkan dalam kategori L dengan jumlah mahasiswa lebih dari 12.000 orang. Pada penilaian fokus, IPB meraih status CO atau pendidikannya dinilai komprehensif secara merata di semua fakultas. Untuk penelitian, IPB meraih status MD atau moderat, sementara untuk usia perguruan tinggi, IPB masuk kategori 4 atau dewasa.
Sementara itu, UGM juga ditempatkan dalam daftar 200 kampus terbaik di dunia berdasarkan penilaian terhadap jurusan Modern Languages. Adapun dalam hal kapasitas, UGM dimasukkan dalam kategori XL dengan jumlah mahasiswa lebih dari 30.000 orang. Pada penilaian fokus, UGM meraih status FC atau pendidikannya dinilai komprehensif secara merata di semua fakultas dan fakultas kedokterannya. Untuk usia perguruan tinggi, UGM masuk kategori 4 atau dewasa. Hanya saja, untuk penilaian terhadap penelitian, UGM meraih status terendah (LO), yaitu terbatas atau tidak ada sama sekali.
Dalam melakukan pemeringkatan, QS World Ranking menggunakan indikator reputasi akademik, kualitas sumber daya manusia, jumlah tingginya kutipan yang dipakai peneliti, indeks H yang digunakan untuk mengukur produktivitas dan dampak dari sebuah karya ilmiah para peneliti dan sarjananya, serta kekuatan spesialisasi pada disiplin ilmunya.

"Top 100" Universitas dengan Reputasi Terbaik di Dunia

KOMPAS.com — Times Higher Education merilis daftar World Reputation Rankings yang menunjukkan universitas-universitas dengan reputasi akademik terbaik di dunia untuk tahun 2013. Universitas-universitas ini dinilai memiliki nama baik yang dipercaya oleh para akademisi senior dan berpengalaman di dunia.

Pemeringkatan ini, menurut laman resmi THE, didasarkan pada penilaian para ahli dan akademisi terhadap universitas-universitas di dunia berdasarkan pengalaman mereka soal penelitian dan pengajaran sesuai dengan disiplin ilmu masing-masing selama minimal 17 tahun.

Ada sekitar 16.639 akademisi yang terlibat sepanjang berlangsungnya survei pada Maret sampai April 2012. Salah satu yang ditanyakan adalah pertanyaan action-based, seperti "Universitas mana yang Anda pilih untuk mengirimkan sarjana terbaik Anda untuk memperoleh bimbingan terbaik dalam meraih gelar master?" Total, ada 11 indikator yang digunakan dalam survei.

Di peringkat pertama dan kedua, duduk dua perguruan tinggi ternama dari Amerika Serikat, Harvard University dan Massachusetts Institute of Technology (MIT). Sementara itu, peringkat ketiga dan keempat diduduki oleh University of Cambridge dan University of Oxford dari Inggris.

Berikut ini adalah perguruan tinggi yang masuk dalam daftar ranking 100 reputasi terbaik di dunia.

1-50
1. Harvard University
2. Massachusetts Institute of Technology   
3. University of Cambridge
4. University of Oxford
5. University of California, Berkeley   
6. Stanford University
7. Princeton University
8. University of California, Los Angeles   
9. University of Tokyo
10. Yale University
11. California Institute of Technology   
12. University of Michigan
13. Columbia University
14. University of Chicago
14. Imperial College London
16. University of Toronto
17. Cornell University
18. University of Pennsylvania
19. Johns Hopkins University
20. University College London
20. ETH Zürich – Swiss Federal Institute of Technology Zürich
22. National University of Singapore   
23. Kyoto University
24. University of Illinois at Urbana Champaign
25. London School of Economics and Political Science
26. Carnegie Mellon University     United States
27. University of Texas at Austin   
27. University of Washington
29. New York University
30. University of Wisconsin-Madison
31. University of British Columbia Canada
31. Duke University
31. McGill University
34. University of California, San Diego   
35. Tsinghua University China   
36. The University of Hong Kong   
37. Northwestern University
38. Georgia Institute of Technology   
39. University of Melbourne
40. University of California, San Francisco
41. Seoul National University
42. Australian National University   
42. University of Massachusetts   
44. Ludwig-Maximilians-Universität München
45. Peking University China   
46. University of Edinburgh
47. University of Manchester
48. University of California, Davis   
49. University of Sydney
50. Lomonosov Moscow State University
50. Purdue University

51-60
Delft University of Technology
École Polytechnique Fédérale de Lausanne
Middle East Technical University Turki
University of Minnesota
University of North Carolina at Chapel Hill
Ohio State University
Osaka University
Pennsylvania State University
University of California, Santa Barbara
National Taiwan University

61-70
Hong Kong University of Science and Technology
Karolinska Institute
King's College London
Korea Advanced Institute of Science and Technology
Leiden University
University of São Paulo
University of Southern California
Technische Universität München
Tohoku University
Tokyo Institute of Technology

71-80
Hebrew University of Jerusalem
Humboldt-Universität zu Berlin
KU Leuven
Michigan State University
Nanyang Technological University
Université Paris-Sorbonne
University of Pittsburgh
University of Queensland Australia
Universität Heidelberg

81-90

University of Amsterdam
Boston University
Brown University
Chinese University of Hong Kong
École Polytechnique
University of Florida
University of New South Wales
Université Pierre et Marie Curie
Rutgers, The State University of New Jersey
Utrecht University
Washington University in St Louis

91-100
University of Bristol
Freie Universität Berlin
Lund University
University of Maryland, College Park
Monash University
Université Paris-Sud
Texas A&M University
Uppsala University
Wageningen University and Research Center
 

Ini Dia Hewan-hewan Paling Transparan di Dunia

KOMPAS.com — Setiap satwa di Bumi punya keunikan. Ada yang berukuran sangat besar, ada yang berukuran sangat kecil. Ada yang indah, ada pula yang buruk rupa. Salah satu yang memukau adalah hewan-hewan yang transparan hingga "jeroannya" terlihat dari luar. Apa saja-hewan-hewan itu?

Ikan Transparan Amazon

Cyanogaster noctivaga berada di sungai besar di dunia yang terus dieksplorasi. Namun, penampakan yang transparan, sifat yang aktif pada malam hari, dan ukuran yang hanya 17 mm membuat spesies ini baru saja ditemukan.

Cyanogaster translucent fish

Lebah Emas

Lebah emas (Charidotella sexpunctata) adalah lebah yang cuma berukuran 5-8 mm. Lebah ini punya kemiripan dengan bunglon karena mampu mengubah warna tubuhnya dari emas menjadi kemerahan. Lebah jenis ini bisa mengubah warna dengan memantulkan cahaya lewat cairan yang tersimpan di bawah lapisan kutikulanya yang transparan.

Translucent Golden tortoise beetle

Katak Gelas

Katak gelas (Hyalinobatrachium pellucidum) adalah hewan unik yang punya habitat asli di hutan dan sungai wilayah Ekuador. Punya warna hijau pucat, ada bagian katak ini yang transparan sehingga bagian luar tubuhnya terlihat dari luar. Sayang, spesies ini terancam punah karena kerusakan habitatnya.

Translucent glass frog Hyalinobatrachium pellucidum
Malaikat Laut

Malaikat laut temasuk golongan hewan lunak. Hewan yang punya nama ilmiah Gymnosomata ini berasal dari Laut Arktik. Hewan ini cantik tetapi kanibal, bersifat hermafrodit, dan punya kekerabatan dengan kupu-kupu laut.

A sea butterflyfish swims in waters off Enderbury Island. Photograph by Brian Skerry, National Geographic
Salamander Barton Springs

Salamander Barton Springs (Eurycea sosorum) adalah salamander yang tak punya paru-paru serta khas wilayah Barton Springs, Texas. Hewan ini punya warna merah kecoklatan transparan hingga telur dan bahkan makanan yang baru saja dimakannya terlihat dari luar.


An endangered Barton Springs salamander, Eurycea sosorum.

Kecebong Transparan

Kecebong transparan adalah merepresentasikan fase kecebong dari salah satu jenis katak di Kosta Rika. Saking transparannya, usus dari kecebong ini terlihat jelas.

Tadpoles' coiled intestines are revealed by transparent skin.
Pupa Kupu-kupu Raja

Pupa adalah salah satu periode metamorfosis kupu-kupu sebelum dewasa. Pupa kupu-kupu raja punya bagian luar yang transparan sehingga bakal kupu-kupu yang ada di dalamnya terlihat jelas.
 
Translucent Monarch Butterfly Pupa
Editor :
yunan

Jumat, 10 Mei 2013

Ini Dia Hewan-hewan Paling Transparan di Dunia


Setiap satwa di Bumi punya keunikan. Ada yang berukuran sangat besar, ada yang berukuran sangat kecil. Ada yang indah, ada pula yang buruk rupa. Salah satu yang memukau adalah hewan-hewan yang transparan hingga "jeroannya" terlihat dari luar. Apa saja-hewan-hewan itu?

Ikan Transparan Amazon

Cyanogaster noctivaga berada di sungai besar di dunia yang terus dieksplorasi. Namun, penampakan yang transparan, sifat yang aktif pada malam hari, dan ukuran yang hanya 17 mm membuat spesies ini baru saja ditemukan.

Cyanogaster translucent fish

Lebah Emas

Lebah emas (Charidotella sexpunctata) adalah lebah yang cuma berukuran 5-8 mm. Lebah ini punya kemiripan dengan bunglon karena mampu mengubah warna tubuhnya dari emas menjadi kemerahan. Lebah jenis ini bisa mengubah warna dengan memantulkan cahaya lewat cairan yang tersimpan di bawah lapisan kutikulanya yang transparan.

Translucent Golden tortoise beetle

Katak Gelas

Katak gelas (Hyalinobatrachium pellucidum) adalah hewan unik yang punya habitat asli di hutan dan sungai wilayah Ekuador. Punya warna hijau pucat, ada bagian katak ini yang transparan sehingga bagian luar tubuhnya terlihat dari luar. Sayang, spesies ini terancam punah karena kerusakan habitatnya.

Translucent glass frog Hyalinobatrachium pellucidum
Malaikat Laut

Malaikat laut temasuk golongan hewan lunak. Hewan yang punya nama ilmiah Gymnosomata ini berasal dari Laut Arktik. Hewan ini cantik tetapi kanibal, bersifat hermafrodit, dan punya kekerabatan dengan kupu-kupu laut.

A sea butterflyfish swims in waters off Enderbury Island. Photograph by Brian Skerry, National Geographic
Salamander Barton Springs

Salamander Barton Springs (Eurycea sosorum) adalah salamander yang tak punya paru-paru serta khas wilayah Barton Springs, Texas. Hewan ini punya warna merah kecoklatan transparan hingga telur dan bahkan makanan yang baru saja dimakannya terlihat dari luar.


An endangered Barton Springs salamander, Eurycea sosorum.

Kecebong Transparan

Kecebong transparan adalah merepresentasikan fase kecebong dari salah satu jenis katak di Kosta Rika. Saking transparannya, usus dari kecebong ini terlihat jelas.

Tadpoles' coiled intestines are revealed by transparent skin.
Pupa Kupu-kupu Raja

Pupa adalah salah satu periode metamorfosis kupu-kupu sebelum dewasa. Pupa kupu-kupu raja punya bagian luar yang transparan sehingga bakal kupu-kupu yang ada di dalamnya terlihat jelas.
 
Translucent Monarch Butterfly Pupa
Editor :
yunan

Rabu, 02 Januari 2013

Kopi Tak Terbukti Melangsingkan Badan

Sudah diketahui sebelumnya bahwa salah satu senyawa dalam kopi, yakni kafein, dapat membantu menurunkan berat badan. Namun, penelitian terbaru mengindikasikan, hanya kafein sajalah yang terbukti memberikan efek menurunkan berat badan, sedangkan kopi tidak. Ini berkaitan dengan senyawa-senyawa lain dalam kopi yang dapat menghalangi khasiat kafein dalam menurunkan berat badan.

Para ilmuwan dari University of Southern Queensland melakukan percobaan pada tikus yang dipelihara nutrisinya. Dengan pemberian kafein, berat badan tikus menurun. Namun dengan pemberian ekstrak kopi, berat badan tikus tidak menurun. 

Masih belum ada penelitian lebih lanjut soal senyawa lain dalam kopi yang dapat menghalangi khasiat kafein. 

"Hipotesis kami adalah adanya efek yang ditimbulkan kopi bagi kinerja kafein. Kopi mungkin memiliki senyawa-senyawa lain di dalamnya, dan dapat menghalangi kafein sebagai penurun berat badan," ujar Lindsay Brown, farmakolog kardiovaskular dari Universitas Southern Queensland, Australia.

Meskipun belum jelas bagaimana mekanisme kafein dapat menurunkan berat badan, berdasarkan informasi dari Mayo Clinic, kafein dapat membantu untuk menurunkan berat badan dengan cara menekan nafsu makan, membakar kalori dengan meningkatkan jumlah urine yang dihasilkan manusia. 

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kopi dapat membantu mencegah gagal jantung, Alzehimer, dan meningkatkan harapan hidup.

Akan tetapi, Anda harus berhati-hati, jangan mengonsumsi kopi terlalu banyak karena justru akan lebih banyak bahayanya ketimbang keuntungannya bagi tubuh. Brown menyatakan, bagi sebagian orang, kafein dosis tinggi akan mengakibatkan jantung berdebar.

Brown dan koleganya juga menemukan bahwa bawang merah, wortel ungu, daun zaitun, buah berry, dan anggur merah memiliki manfaat bagi kesehatan jantung. 

"Kami tak pernah mengatakan bahwa Anda hanya perlu mengonsumsi salah satu makanan tersebut. Tetapi kombinasi dalam jumlah yang cukuplah akan lebih baik karena mereka bekerja dengan mekanisme yang berbeda," ujarnya seperti dilansir The Australian.

Cara Burung Jantan Bohong untuk Memikat Pasangan



Sama seperti para pria yang berupaya tampil maksimal saat mereka sedang berupaya merebut hati calon pasangannya, burung-burung jantan juga melakukan hal yang serupa. Sebagai contoh, Zebra Finch (Taeniopygia guttata) menggunakan nyanyian untuk membohongi burung betina yang baru mereka temui dengan berpura-pura bahwa mereka berada dalam kondisi fisik yang sempurna.

Burung-burung ini bertingkah seolah-olah mereka lebih sehat dibanding sebenarnya di hadapan betina yang baru dikenal. Namun, kepada pasangannya sendiri, yang sudah mampu membedakan kondisi fisik sebenarnya dari burung jantan yang bersangkutan dari suara nyanyian mereka, para pejantan ini tidak lagi berpura-pura.

Sasha Dall, peneliti dari University of Exeter, Inggris, menyebutkan, bernyanyi merupakan metode ujian yang sangat handal untuk mengetahui kondisi para burung karena aktivitas tersebut membutuhkan banyak energi. Burung jantan yang sehat dan kuat diketahui mampu bernyanyi dengan suara yang lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama. Inilah yang membuat para burung betina tertarik.

Dalam studinya, Dall dan timnya serta peneliti dari Universite de Bourgogne, Prancis mengamati 91 ekor burung Zebra Finch jantan dan 91 betina dalam sebuah koloni dari kawasan Prancis dan 12 pasang Zebra Finch dari kawasan Inggris. Kondisi fisik tiap-tiap burung mereka catat.

Peneliti kemudian membuat video rekaman saat burung jantan dan betina saling berjumpa, baik untuk durasi pertemuan yang sebentar ataupun dalam durasi cukup lama. Peneliti lalu membandingkan pula situasi jika para burung jantan dan betina saling bertemu dengan pasangan yang sudah dikenal ataupun dengan pasangan yang belum mengenal satu sama lain.

Mereka juga memonitor dan memantau apakah para burung menunjukkan tanda-tanda saling tertarik dan melanjutkan ke tahapan berikutnya, yakni berketurunan.

Ternyata, diketahui bahwa tidak ada beda antara nyanyian burung jantan jika bertemu dengan burung betina yang baru mereka jumpai baik dalam durasi singkat ataupun lama.  Burung jantan yang dalam kondisi tidak sehat akan coba “menipu” calon pasangan dengan menggunakan berbagai variasi nyanyian agar memberikan kesan yang baik di mata para betina yang baru mereka temui.

Tetapi, saat burung jantan itu berada di dekat pasangan hidupnya, burung jantan yang dalam kondisi sehat bernyanyi dalam nada yang lebih tinggi dibandingkan dengan burung jantan yang dalam kondisi tidak fit. Burung jantan yang dalam kondisi buruk tidak berupaya bernyanyi dengan lebih indah bagi pasangan hidupnya.

“Ini merupakan penelitian pertama yang menemukan bukti bahwa ada hubungan antara kondisi tubuh pejantan dan perbedaan nyanyian saat mereka bertemu dengan burung betina,” kata Morgan David, ketua tim peneliti yang melaporkan temuan itu di jurnal Proceedings of the Royal Society B.

“Temuan ini bisa menghadirkan implikasi yang signifikan untuk mempelajari lebih lanjut evolusi dari pola perkenalan, seperti nyanyian burung,” ucapnya. 

Senin, 31 Desember 2012

Aktivitas Fisik Pengaruhi Kemampuan Otak



Jika usia Anda sudah lebih dari 40 tahun, wajar jika Anda mulai merasa sering lupa. Contohnya, ketika memasuki suatu ruangan, tak jarang Anda lupa akan melakukan sesuatu. Atau pada suatu saat, Anda juga lupa memenuhi sebuah janji dengan seseorang. 

Lupa akan sesuatu hal yang kecil sebaiknya tak perlu Anda takutkan. Hal ini bisa saja sering terjadi karena stres ataupun terlalu banyak bekerja. Namun sering lupa juga dapat menjadi sesuatu yang menganggu, terlebih jika keadaannya bertambah buruk. 

Itulah yang membuat Anda harus terus berupaya membuat otak tetap aktif. Kegiatan seperti mengisi teka-teki silang atau membaca buku dipercaya dapat membuat kemampuan otak tetap baik. Namun sebuah studi baru menyatakan bahwa ada sesuatu yang lebih baik selain melatih "otot" otak. 

Dalam studi yang dimuat dalam jurnal Medicine and Science in Sports and Exercise, para peneliti dari pusat pengembangan pengobatan demensia tingkat lanjut di Jepang menemukan bahwa orang dengan aktivitas fisik yang lebih aktif selama siang hari memiliki kemungkinan lebih kecil untuk mengalami penyusutan otak pada bagian frontal lobe. Frontal lobe memiliki peran penting dalam penyelesaian masalah, kepribadian, daya analisa, dan daya ingat. Sehingga penting disini untuk melakukan olahraga fisik sebaik Anda melakukan olahraga otak. 

Selain berolahraga rutin, inilah beberapa aktivitas yang dapat dilakukan sehari-hari untuk menambah jumlah porsi aktivitas fisik Anda: 

1. Usahakan selalu gunakan tangga. Meskipun nyaman menggunakan elevator, namun hal ini membuat berkurang aktivitas fisik yang dapat memacu tubuh mengalirkan darah lebih banyak ke otak. 

2. Parkir kendaraan Anda sejauh yang Anda bisa. Sebagian dari kita memiliki kebiasaan untuk parkir di tempat yang paling dekat ketika mengunjungi kantor ataupun pusat perbelanjaan. Mulai sekarang ubah kebiasaan ini agar dapat menambah aktivitas fisik Anda dengan berjalan lebih jauh. 

3. Rencanakan untuk menjadi lebih aktif. Jalan-jalan sore sambil mengobrol bersama teman bisa jadi pilihan karena terbukti dengan adanya teman dalam berolahraga, Anda akan lebih termotivasi.

kompas.com
 

Blogger news

http://www.kompas.com/

Blogroll

Music Topic

About