Pages

Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Juli 2013

Indonesia Akhirnya Punya Global Geopark

Kaldera Gunung Batur Kintamani, Bangli Bali, berhasil ditetapkan sebagai Global Geopark Network atau jaringan taman bumi global oleh UNESCO. Penetapan dilakukan saat Konferensi Geopark Eropa yang ke-11 di Geopark Auroca, Portugal pada 20 September 2012.
"Indonesia baru pertama berhasil memperjuangkan ini setelah selama 4 tahun, satu kali ditolak dan kemarin di Portugal kita berhasil. Dari 11 usulan geopark yang berhasil masuk hanya 4," kata Direktur Pengembangan Wisata Minat Khusus, Konvensi, Insentif, dan Event Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Achyaruddin, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kamis (4/10/2012).
Empat negara tersebut, ungkap Achyaruddin, dua dari Eropa dan dua dari Asia. Selain Indonesia, tiga negara lainnya adalah Spanyol, Hongaria, dan China. Achyaruddin mengungkapkan perjuangan selama empat tahun untuk menginisiasi Kaldera Batur sebagai Global Geopark.
"Ini tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan. Jepang saja sampai tujuh tahun dan tidak lolos. Mereka menjerit histeris, menangis karena tidak masuk," ungkapnya.
Achyaruddin mengungkapkan pengembangan pariwisata di daerah-daerah yang dilakukan pemerintah dalam hal ini Kemenparekraf difokuskan pada pariwisata yang berkelanjutan (sustainable tourism).
"Yang dimaksud pariwisata adalah adanya pergerakan manusia. Jika Batur menjadi Global Geopark dan diinformasikan kepada dunia, orang-orang semakin banyak datang," katanya.
Semakin banyaknya wisatawan mancanegara yang datang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Selain juga pelestarian lingkungan maupun budaya adat masyarakat Batur.
Sementara itu, Badan Geologi Kementerian Energi, Sumber Daya Mineral Sukhyar menuturkan di Indonesia memang memiliki banyak kaldera dan 127 gunung api. Namun, Danau Batur merupakan kaldera terunik kedua setelah Danau Toba. "Aksesibilitasnya mudah, jadi melihat keunikan kaldera ini tak perlu jauh-jauh, langsung bisa lihat. Di satu site sudah bisa lihat seluruh kaldera," katanya.
Selain itu, proaktif pemerintah daerah Kabupaten Bangli menjadi pertimbangan pemerintah pusat memperjuangkan Kaldera Batur ke UNESCO. Kaldera Batur berada di Kabupaten Bangli.
"Kita sudah identifikasi 33 geopark di Indonesia. Tapi tanpa proaktif pemda tidak mungkin. Apalagi jika suatu kaldera melibatkan lebih dari satu kabupaten, perlu proaktif dari seluru kabupaten dan keterlibatan masyarakat lokal juga penting," jelasnya.
Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar berharap dengan Kaldera Batur menjadi GGN, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar Kaldera Batur. Selain juga masyarakat dapat teredukasi lebih baik mengenai pelestarian lingkungan maupun pemanfaatan Danau Batur.
Batur Global Geopark terletak di sekitar gunung api aktif di Bali di timur laut Bali, di antara dua kaldera merupakan kawah vulkanik besar yang terbentuk sekitar 22 ribu tahun yang lalu. Gunung api ini bagian dari cincin api Pasifik dan membentuk sebagian dari deretan panjang gunung api aktif serupa di Indonesia.
Daerah ini kaya dengan elemen bentukan tanah vulkanik makro dan mikro yang terbentuk akibat letusan gunung api sejak ribuan tahun yang lalu. Dari segi budaya, Geopark menunjukkan budaya lokal yang berkaitan dengan budaya Hindu Bali.

Siap-siap, Danau Batur Akan Dikunjungi 1,5 Juta Turis

Pariwisata Bangli, Provinsi Bali akan terasa dampaknya akibat ditetapkannya Kaldera Gunung Batur Kintamani sebagai Global Geopark Network (GGN) atau jaringan taman bumi global oleh UNESCO.
Menurut Bupati Bangli I Made Gianyar, pihaknya menargetkan kunjungan di Danau Batur sebesar 1,5 juta wisatawan mancanegara (wisman) di tahun 2014. Di tahun 2010, kunjungan ke wisman hanya 353 ribu wisman.
"Tahun 2014, kami menargetkan 1,5 juta wisman masuk ke kawasan Danau Batur," katanya saat jumpa pers di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kamis (4/10/2012).
Ia menuturkan PAD (pendapatan asli daerah) dari Danau Batur di tahun 2010 sebesar Rp 800 juta. Saat ini PAD mencapai Rp 5 miliar. Ia berharap dengan target kunjungan wisman sebesar 1,5 juta, maka PAD yang diperoleh di tahun 2014 menjadi Rp 15 miliar.
Kisah sukses dari menarik kunjungan wisman akibat ditetapkan suatu kaldera menjadi Geopark oleh UNESCO, bisa mencontoh dari China. China memiliki 127 geopark. Dari geopark sebanyak itu, ada 30 geopark yang ditetapkan sebagai GGN oleh UNESCO.
"Mereka memulainya dari 2007, memperjuangkan geopark milik mereka menjadi GGN. Dari 30 GGN yang mereka punya, sekarang menghasilkan 40 juta wisman sejak menjadi GGN," kata Direktur Pengembangan Wisata Minat Khusus, Konvensi, Insentif, dan Event Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Achyaruddin.
Namun, menurut Achyaruddin, dukungan pemerintah China dalam memperjuangkan geopark miliknya menjadi GGN oleh UNESCO sangat besar, termasuk urusan anggaran. Tetapi, pada akhirnya, anggaran yang dikeluarkan pun "balik modal" bahkan menguntungkan akibat arus kunjungan wisman.
Gianyar juga menuturkan bahwa masyarakat setempat juga akan diedukasi dan diberikan pelatihan mengenai Danau Batur sebagai geopark. Sebab, geopark tidak hanya mencangkup geologi, namun juga budaya dan cara hidup masyarakat setempat.
Kriteria geopark tak hanya urusan batu dan ilmu bumi, namun juga keberagaman hayati sampai budaya dan kearifan lokal yang diterapkan masyarakat yang menetap di sekitar geopark.
Salah satu pelatihan yang direncanakan pihak pemerintah daerah adalah pemanfaatan bebatuan di kawasan Danau Batur. Selama ini, masyarakat setempat menggali batu untuk dijual dengan harga murah. Padahal bebatuan di Danau Batur tergolong tua dan unik.
"Masyarakat kita latih untuk tidak menggali batu sembarangan. Nanti dibuatkan pelatihan, daripada menjual batu untuk dasar bangunan, bisa diubah menjadi suvenir yang lebih bernilai," kata Gianyar.
Ia menambahkan walaupun kawasan Danau Batur telah menjadi GNN, bukan berarti kawasan tersebut tak boleh dikembangkan. Malah sebaliknya, geopark dimanfaatkan untuk peningkatan ekonomi namun tetap dalam pakem berkelanjutan baik pelestarian alam maupun budaya. "Batu masih boleh digali. Padang golf mau dibangun bisa saja. Asal sesuai dengan konsep Geopark," katanya.
Gianyar pun berharap Danau Batur menjadi GGN UNESCO akan memberikan momentum kebangkitan kejayaan pariwisata Kintamani (Danau Batur). Ia mengaku, kawasan Kintamani memang terkenal namun mengalami penurunan kunjungan wisatawan yang signifikan. Ia juga ingin agar Danau Batur tidak akan menjadi satu-satunya geopark di Indonesia yang ditetapkan sebagai GGN oleh UNESCO.
Sementara itu, Achyaruddin menuturkan, Indonesia diberi waktu empat tahun untuk bisa memenuhi indikator yang telah disepakati dengan UNESCO. Beberapa program harus dikembangkan seperti geopark untuk pendidikan, geopark untuk riset, geopark untuk budaya, geopark untuk kepentingan perempuan, sampai geopark untuk pembangunan berkelanjutan.
"Uniknya Danau Batur adalah bisa melihat kaldera secara keseluruhan. Ke depan harus ada pengendalian tata ruang. Ada master plan-nya arah pemanfaatan geoprak agar bisa dikunjungi tanpa merusak," kata Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, Sukhyar.
Batur Global Geopark terletak di sekitar gunung api aktif di Bali di timur laut Bali, di antara dua kaldera merupakan kawah vulkanik besar yang terbentuk sekitar 22 ribu tahun yang lalu. Gunung api ini bagian dari cincin api Pasifik dan membentuk sebagian dari deretan panjang gunung api aktif serupa di Indonesia.
Daerah ini kaya dengan elemen bentukan tanah vulkanik makro dan mikro yang terbentuk akibat letusan gunung api sejak ribuan tahun yang lalu. Dari segi budaya, Geopark menunjukkan budaya lokal yang berkaitan dengan budaya Hindu Bali.

Kaldera Batur Ditetapkan sebagai Taman Bumi Global

Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB atau United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) akhirnya menetapkan kawasan Kaldera Gunung Batur di Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, sebagai bagian dari Global Geopark Network (GGN) atau jaringan taman bumi global. Penetapan tersebut dilakukan saat Konferensi Geopark Eropa ke-11 di Geopark Auroca, Portugal pada 20 September lalu.
Masuknya obyek wisata Kaldera Batur sebagai taman bumi global (GGN) akan memberikan dampak positif bagi peningkatan kunjungan wisatawan ke Indonesia, khususnya Bali, pada tahun-tahun mendatang.
Ditetapkannya kawasan Kaldera Gunung Batur sebagai bagian dari Global Geopark Network (GGN) setelah melalui perjuangan panjang sekitar 4 tahun. "Tim ahli dari UNE SCO tahun lalu sudah meninjau langsung ke Kaldera Batur dan kawasan Karst Pacitan Jawa Timur yang siap kita ajukan, tetapi baru tahun ini Batur yang ditetapkan dalam GGN," kata Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata (Ditjen PDP) Kemenparekraf Firmansyah Rahim.
Firmansyah mengatakan, Penetapan geopark ini merupakan penghargaan dari UNESCO terhadap pengelola taman bumi yang mampu melaksanakan pelestarian geologi dan sekaligus memanfaatkannya sebagai daya tarik wisata.
Keberadaan kegiatan wisata di kawasan itu dapat meningkatkan kesejahteraan, melibatkan dan memberdayakan masyarakat sekitar serta memberikan edukasi dan akselerasi secara bersamaan kepada wisatawan yang berkunjung ke obyek wisata geopark. Indonesia saat ini tengah memperjuangkan kawasan geopark lainnya agar diakui UNESCO.
Kaldera Gunung Batur merupakan salah satu kawasan geopark yang diusulkan Indonesia ke UNESCO, di samping lima calon lainnya yakni Danau Toba, Merangin, Gunung Rinjani, Raja Ampat, dan Kawasan Kars Sewu. Dengan masuknya geopark kita dalam GGN, secara otomatis akan dipromosikan ke seluruh dunia, kataAchyaruddin sebagai salah satu delegasi Indonesia dalam konferensi Geopark Auroca, Portugal 2012.
Kawasan Kaldera Gunung Batur yang telah ditetapkan sebagai taman bumi (geopark) global saat ini tengah dikembangkan dalam program DMO (Destination Management Organization) atau tatakelola destinasi dengan melibatkan partisipasi seluruh stakeholder termasuk masyarakat dari 15 desa yang ada di kawasan Kaldera Gunung Batur.
Diharapkan melalui tatakelola destinasi pariwisata (DMO) tersebut kawasan wisata Kaldera Gunung Batur makin berkembang dan terjaga kelestariannya, serta mensejahterakan masyarakat setempat melalui kegiatan pariwisata.

Senin, 01 Juli 2013

Keajaiban Alam dan Budaya Warisan Dunia UNESCO 2013

Gunung Fuji di Jepang, areal sawah kuno bertingkat di China, kota gurun Agadez di Niger, dan Gunung Etna di Italia, dinobatkan sebagai situs baru Warisan Dunia oleh The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) dalam pertemuan tahunan, Sabtu, 22 Juni 2013.

Fuji, gunung tertinggi di Jepang (3.776 meter), adalah salah satu tempat wisata yang paling dikenal di negara itu. UNESCO menyebut puncak Gunung Fuji yang tertutup salju telah mengilhami para seniman dan penyair serta menjadi obyek ziarah selama berabad-abad.

Komite Warisan Dunia UNESCO dalam sidang tahunan ke-37 di Phnom Penh mengklasifikasikannya sebagai situs warisan budaya. "Kekaguman yang membentuk megah Fujisan dan aktivitas gunung berapi intermiten telah menjadi sumber ilham dan berubah menjadi praktik keagamaan yang menghubungkan Shinto dan Buddha, manusia dan alam," sebut dokumen, menjelang sidang.
SHUTTERSTOCK / ARAIDENKI Paraglider di kawasan Gunung Fuji, Jepang. Komite Warisan Dunia UNESCO, 16 Juni 2013, memutuskan kawasan Gunung Fuji masuk dalam Warisan Dunia alam dan budaya global. Klik foto lengkap di sini.

Gunung Fuji menginspirasi seniman pada awal abad ke-19 untuk menghasilkan gambar yang melampaui budaya dan membuatnya terkenal di seluruh dunia serta memiliki pengaruh besar pada perkembangan seni rupa Barat.

Fujisan, yang terletak sekitar 100 kilometer sebelah barat daya Tokyo, terakhir meletus sekitar 300 tahun yang lalu. Gambar puncaknya menghiasi literatur pariwisata yang diterbitkan di dalam dan luar negeri. Gunung Fuji adalah situs Jepang ke-17 yang akan ditorehkan oleh UNESCO.

UNESCO mengadakan pertemuan tahunan selama 10 hari di Phnom Penh, untuk menimbang dan memutuskan 31 situs ke dalam daftar Warisan Dunia. Komite Warisan Dunia juga menobatkan kota bersejarah Agadez di Niger, yang dipandang sebagai "pintu gerbang ke padang gurun", sebagai situs Warisan Dunia.
AFP PHOTO / ISSOUF SANOGO Kota Agadez di Niger, 30 Mei 2012. The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) menobatkan kota bersejarah di Niger itu sebagai situs Warisan Dunia, 22 Juni 2013. Klik foto lengkap di sini.

Agadez yang dibangun pada abad XV menjadi persimpangan yang luar biasa dalam lalu lintas perdagangan. Kota ini menjadi saksi sejarah awal terbentuknya pusat budaya trans-Sahara. Kota bersejarah mencakup sebuah masjid dengan menara mengesankan.

Bangunan-bangunan di Agadez dibuat dari batu bata lumpur yang dikeringkan oleh matahari. "Saksi tradisi arsitektur yang luar biasa, mutakhir menggunakan bata lumpur," kata UNESCO dalam dokumen pertemuan.

UNESCO juga menobatkan areal sawah bertingkat Honghe Hani, selatan Provinsi Yunnan, China, sebagai Warisan Dunia, yang mencerminkan cara yang luar biasa dalam interaksi dengan lingkungan yang dimediasi oleh sistem pengelolaan air pertanian terpadu.

"Sawah diukir dari sebuah hutan lebat pada 1.300 tahun lalu oleh orang-orang Hani, lalu menjadi teras irigasi tang menghadap lembah sempit," kata UNESCO dalam dokumen pertemuan. Di beberapa tempat dapat dilihat 3.000 teras dibuat di lereng pegunungan Ailao.
SHUTTERSTOCK / RZ DESIGN Gunung Etna di Italia, salah satu gunung api teraktif dan ikonis di dunia, pada 21 Juni 2013, dinobatkan sebagai situs Warisan Dunia oleh UNESCO. Klik foto lengkap di sini.
Pada Jumat, Gunung Etna di Italia, Bukit Forts Rajasthan di India, dan Laut Pasir Namib juga menjadi bagian dari keajaiban alam dan budaya berharga yang dinobatkan sebagai bagian dari situs Warisan Dunia.

Jumat, 07 Juni 2013

Mengenal Batik, Mahakarya Indonesia

Boleh dibilang pasti hampir semua orang punya batik. Ya, minimal pasti punya kemeja batik buat kondangan dan pesta. Tapi yakin pasti enggak banyak yang tahu tentang sejarah batik di Indonesia. Di sini saya mau berbagi informasi tentang batik agar kita dan saya akan selalu terus bangga dan melestarikan batik.

Batik telah lama hadir di Nusantara sejak dulu kala. Disadari atau tidak, tradisi ini telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam setiap denyut kehidupan manusia Indonesia. Sejak lahir kalau ada yang berasal dari Jawa sudah dikainkan oleh batik, juga selama hidup dan berkarya, hingga meninggalkan alam dunia yang fana.

Batik adalah sebuah tradisi melukis di atas kain asli Indonesia. Kain-kain yang digambar dengan aneka motif unik dan khas itu kemudian dikreasikan dalam berbagai rupa dan fungsi, serta digunakan oleh masyarakat. Motif yang muncul pada kain tersebut dibuat dengan cara dilukis dengan menggunakan canting dengan teknik pewarnaan yang menggunakan bahan alami.

Keberadaan batik di Indonesia memiliki kisah yang panjang. Tradisi batik diperkirakan muncul di Nusantara, khususnya Jawa, pada masa kerajaan Majapahit atau abad ke-12. Hal itu ditandai dengan ditemukannya arca Prajnaparamita (Dewi Kebijaksanaan) di Jawa Timur abad ke-13. Pada arca tersebut digambarkan bahwa Sang Dewi mengenakan kain yang dihiasi dengan motif sulur tumbuhan dan bunga, motif yang masih dijumpai hingga sekarang.

pembuatan-batik
Proses pembuatan batik (Foto: Barry Kusuma)
Tak hanya di Jawa, batik sesungguhnya juga dijumpai di daerah lain di Tanah Air, seperti Sumatera, Bali, Sulawesi, hingga Papua. Seperti halnya di Jawa, setiap batik memiliki ciri khas masing-masing yang unik dan punya sejarah yang panjang.

Pada 1817 batik mulai dikenal di Eropa seiring dengan terbitnya buku History of Java, karya Sir Thomas Stamford Raffles, Gubernur Inggris yang pernah bertugas di Jawa, yang di dalamnya terdapat kisahkan tentang batik. Kemudian pada 1873, seorang saudagar menyumbangkan batik Jawa ke Museum Etnik di Rotterdam, yang didapatkannya saat berkunjung ke Tanah Jawa.

Pada batik tulis, motif dan corak batik yang terdapat pada kain dibuat dengan menggunakan tangan dengan bantuan canting. Sementara pada batik cap, motif dibuat dengan cara dicap atau dengan alat cetak yang terbuat dari lempengan tembaga. Sedangkan batik lukis adalah proses pembuatan batik dengan cara langsung melukis pada kain putih.

Teknik pembuatan batik tersebut turut mempengaruhi waktu dalam pembuatannya. Untuk batik tulis, misalnya, batik ini memerlukan waktu pembuatan antara 2 hingga 3 bulan. Sedangkan untuk batik cap, waktunya lebih cepat, dimana hanya sekitar 2 sampai 3 hari saja.

Motif atau corak maupun warna yang terdapat pada batik juga sangat beragam. Secara umum, batik yang dibuat oleh komunitas atau warga yang hidup di daerah pesisir memiliki motif khas yang cenderung bersifat naturalis dan warna yang cerah sebagaimana yang nampak pada batik Cirebon atau Pekalongan. Sedangkan, pada batik Jogja atau Solo, warna cenderung gelap, cokelat, hitam atau kuning dan motifnya lebih bersifat abstrak.
batik-pekalongan
Batik pekalongan (Foto: Barry Kusuma)

Motif batik biasanya diwariskan secara turun temurun dan memiliki makna tersendiri. Ada pula motif yang menunjukkan status seseorang. Pada motif parang, misalnya, motif ini merupakan motif yang biasa digunakan oleh kalangan ningrat atau bangsawan di Jawa. Kain batik yang dibuat pada umumnya berupa produk yang berkaitan dengan busana. Selain berupa kain panjang, batik juga muncul dalam bentuk lain, seperti blangkon, ikat dan kain gendongan untuk anak.

Sampai dengan awal abad 21, batik masih kental dengan nuansa konservatif. Walau ada upaya untuk memperkenalkan batik lebih luas lagi, hasilnya masih belum sesuai harapan.

Tapi kondisinya mulai berubah sejak tahun 2009. Pamor batik jadi lebih bersinar dan makin banyak kalangan, terutama kaum muda, yang antusias mengenakan batik. Generasi muda penerus batik, biasanya ibunya masih membatik, anaknya yang masih kecil ikut tertarik belajar untuk membatik juga.

Kondisi ini tak lepas dari momentum diresmikannya batik sebagai “Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity” (Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi) oleh UNESCO. Berangkat dari momentum itu pula, pemerintah kemudian menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional. Imbauan Pemerintah kepada kalangan perusahaan swasta agar segenap karyawannya mengenakan batik sekali dalam seminggu pun mendapat sambutan yang sangat positif.

Selain itu, ada hal lain yang cukup membanggakan seiring dengan makin tingginya kesadaran akan berharganya nilai batik, yaitu dengan ditemukannya metode modern oleh komunitas pencinta batik, yang kemudian dikenal dengan batik faktal. Dengan metode baru ini, motif-motif batik Nusantara dapat didokumentasikan dan membuat para perajin batik khususnya dapat berkreasi lebih luas lagi.
penjual-batik
Penjual batik (Foto: Barry Kusuma)

Kini produk batik yang muncul pun makin bervariasi. Tak lagi sebatas pada busana kebaya atau kemeja pria, batik juga muncul dalam aneka produk atau aksesoris, seperti aneka tas hingga alas kaki (sandal atau sepatu). Adanya pengakuan dari lembaga internasional menjadi bukti bahwa batik merupakan sebuah karya agung masyarakat Indonesia yang sarat akan nilai-nilai luhur dan patut dilestarikan. Karenanya, sudah sepatutnya bila batik mendapatkan apresiasi dan dilestarikan serta bermanfaat bagi generasi yang akan datang. (BARRY KUSUMA)

Sabtu, 01 Juni 2013

Wisata Daerah Kerinci Jambi yang Wajib Anda Kunjungi

 

Pesanggarahan dan Tanjung Hatta

http://disporabudpar.kerincikab.go.id/sites/default/files/imagecache/604/danau%20kerinci%202.jpg 

Lokasi ini memiliki pantai berkarang yang merupa lokasi yang paling terkenal di Danau Kerinci dan tersedia sarana yang cukup lengkap untuk kegiatan wis seperti shelter, WC hingga lokasi parkir. Tersedia juga per yang disewakan untuk mengarungi pinggir dan Pesanggarahan biasa dijadikan lokasi camping ground bagi anak sekolah. Pada daerah yang lebih tinggi, bangunan yang dapat dihuni oleh pengunjung. Pesanggarahan terlihat jelas pegunungan Bukit Barisan yg mengelilingi Kerinci.
Tanjung Hatta terletak tidak jauh dari Pesanggaral Tanjung ini memiliki nilai sejarah, pada tahun 1953 W Presiden pertama RI mengunjungi Kerinci menyempatkan menanam Beringin di tanjung ini. Tanj Hatta dan Pesanggarahan terletak di Desa Sanggar Agung Kecamatan Danau Kerinci, berjarak sekitar 22 dari pusat Kota Sungai Penuh.

Perkebunan Kayu Manis

http://disporabudpar.kerincikab.go.id/sites/default/files/imagecache/604/kulit%20manis.jpg

Kabupaten Kerinci merupakan perkebunan kayu manis yang tersebar di Pegunungan Kerinci. Kayu Manis dikenal pula dengan nama Cassiavera atau Cinanoum Burmanni. Hal yang menarik dari kegiatan agro wisata ini adalah melihat proses pembuatan kayu manis, mulai dari pengulitan dari batang pohonnya sampai pada tahap-tahap penyortiran. Kayu manis merupakan bahan baku rempah, obat-obatan dan minuman.
Kulit manis Kabupaten Kerinci adalah komoditi ekspor yang dipasarkan ke negara Amerika, Jepang, Jerman, Belanda, Belgia, Venezuella, Hungaria, Mexiko, Yunani, Kanada dan Singapura. Ekspor kayu manis Indonesia 85% dipenuhi oleh kulit manis yang berasal dari Kabupaten Kerinci.
Di samping itu, komoditi perkebunan yang dihasilkan dan mempunyai potensi untuk dikembangkan adalah cassiavera atau kulit manis, kopi, coklat, karet, tebu dan tembakau. Sampai saat ini, hasil produksi perkebunan,di Kabupaten Kerinci yang dibawa keluar daerah masih berbentuk bahan baku. Di masa mendatang diharapkan hasil produksi perkebunan tersebut dapat diolah menjadi bahan jadi yang bernilai ekonomis tinggi. Dari berbagai komoditas perkebunan yang dikembangkan di wilayah Kabupaten Kerinci, primadona komoditas perkebunan adalah cassiavera atau kulit manis. Jumlah luas areal tanam cassiavera ini di tahun 2007 mencapai 42.413 ha yang tersebar hajnpir di seluruh kecamatan atau sekitar 26 persen dari seluruh luas wilayah pertanian di Kabupaten Kerinci merupakan perkebunan kulit manis. Kecamatan Gunung Raya, Batang Berangin, Kayu Aro, Keliling Danau serta Danau Kerinci memiliki kawasan perkebunan cassiavera yang cukup luas di antara kecamatan lainnya.
Produksi kulit manis Kabupaten Kerinci pada tahun 2007 mencapai 53.645, 05 ton yang diusahakan oleh 13.263 kk atau lebih dari 17% penduduk. Produksi yang meningkat rata-rata 14,14% pertahun. Rupanya jenis strata tanah panas iklim kering di Kerinci ini sangat cocok untuk tanaman kulit manis. Tak heran bila kulit manis menjadi primadona petani di Kerinci.

Perkebunan Teh Kayu Aro

http://disporabudpar.kerincikab.go.id/sites/default/files/imagecache/604/IMG_0253.JPG 

Perkebunan teh Kayoe Aro dirintis antara tahun 1925 hingga 1928 oleh perusahaan Belanda, Namblodse Venotschaaf Handle Vereniging Amsterdam (NV HVA). Perkebunan teh ini tercatat sebagai perkebunan teh tertua di Indonesia. Perkebunan Teh Kayu Aro seluas 3.020 hektar adalah perkebunan teh dalam satu hamparan terluas di dunia, berada pada ketinggian 1.400-1.600 meter dpi yang merupakan perkebunan teh tertinggi ke dua di dunia setelah perkebunan teh Darjeling di kaki Gunung Himalaya (4.000 m dpi).
Pengawasan kualitas yang tinggi, mulai dari perawatan dan pemeliharaan tanaman, pemetikan pucuk teh, pengolahan di pabrik, hingga pengemasan dan pengiriman, teh produksi PT Perkebunan Nusantara VI (PTPN VI) ini menyandang nama harum sebagai teh dengan kualitas terbaik di dunia. Dengan aroma yang khas serta kualitas prima, sebagian besar teh produksi PTPN VI ini diekspor.

GUNUNG KERINCI

http://disporabudpar.kerincikab.go.id/sites/default/files/imagecache/604/25714_353070009297_111113204297_3391760_6931945_n.jpg 

 

Gunung Kerinci merupakan gunung berapi yang tertinggi di In­donesia dengan ketinggian 3800m dpi dan masih dalam keadaan aktif. Berada pada lintang 10°45,50' LS dan 1010° 160' BT. Terletak di dua kabupaten yaitu Kerinci dan Sulak Detas. Dikaki gunung ini juga anda bisa temukan perkebunan teh yang ierdapatdi desaKersikTuo. Didesa Kersik Tuo ini banyak terdapat penginapan-penginapan yang diusahakan oleh penduduk setempat. Penduduk didesa Kersik Tuo ini mayoritas adalah suku Jawa yang sudah lama' sekali tinggal disana, sejak jaman kolonial Belanda.
Gunung kerinci berada dibawah perlindungan Taman Nasioanal Kerinci Semblat. Pada areal hutan gunung ini kita masih bisa menjumpai harimau sumatera. Satu hal yang mesti di ingat, jika anda mendaki gunung ini, jangan bermalam atau mendirikan tenda di daerah selter I atau didaerah ketinggiannya dibawah 1500m dpi. Karena daerah ini merupakan habitatnya harimau sumatera dan tempat mereka berburu. Dan usahakan untuk tidak membawa makanan yang berbau anyir atau daging mentah.
Pemandangan dari puncak Kerinci sangat memukau, kita bisa melihat danau kerinci dan danau situjuh yang berada diatas puncak bukit situjuh, serta di bagian selatan terlihat Lubuk Gadang dan Muara Labuh. Sementara di arah barat terlihat samudera Hindia, sangat indah. Sewaktu web master high-camp.commendaki gunung ini dan mendirikan tenda tepat di daera berpasir di bawah puncak (lihat photo) pemandangan yang lepas dimalam hari sangat memukau, tapi hati-hati karena anginnya lumayan kencang, tenda anda harus cukup kuat untuk camping didaerah ini. Beruntung sekali pada saat itu air bisa didapat, akan tetapi harus menyeberangi dua punggungan.

Goa Kasah

http://disporabudpar.kerincikab.go.id/sites/default/files/imagecache/604/goa%20kasah.jpg

Goa Kasah merupakan sebuah goa yang terletak dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat dengan jarak terdekat dari Desa KersikTuo Kecamatan Kayu Aro ± 5 km. Goa ini merupakan habitat kalelawar dan beberapa spesies burung.
Di dalam goa terdapat relief yang menggambarkan antara lain wanita dan seekor binatang serta sebuah tempat duduk dari batu. Ruang utama berbentuk kubah ukuran 8 x 15 m dengan tinggi 15 m. Menurut pengamatan para ahli, goa ini merupakan tempat tinggal manusia purba pada ratusan tahun lalu.

Danau Lingkat

http://disporabudpar.kerincikab.go.id/sites/default/files/imagecache/604/Danau-Lingkat.jpg

Danau yang masih alami ini terletak di pinggir hutan TNKS yang berdekatan dengan Desa Lempur Mudik. Luasnya lebih kurang 12 ha pada ketinggiam 1.100 m dpi.
Untuk mencapai objek wisata ini dapat menggunakan bus umum. Hal yang menarik pada objek wisata ini, yakni masih dapat didengar suara binatang seperti siamang dan yang lainnya ketika matahari mulai bersinar. Menjelajahi danau dengan rakit dan melihat batu yang unikberwarna warni di dasar danau yang dapat dilihat dari dari permukaan air. Or¬ang menyebutnya Batu Belang.

Danau Kerinci

http://disporabudpar.kerincikab.go.id/sites/default/files/imagecache/604/27096_1279754116094_1297276042_30858820_1327832_n.jpg


Danau Kerinci memiliki luas 4.200 ha dengan kedalar 110 m dan terletak pada ketinggian 783 m dpi. Danau menyimpan banyak jenis ikan. Ikan semah merupakan je yang paling digemari dan juga merupakan ikan enden Selain panorama alam yang indah, interaksi masyara sekitar dengan danau juga menyajikan kesan tersendiri t pengunjung, seperti para nelayan yang mencari ikan den; menggunakan peralatan tradisional seperti pancing, tangg jaring, jala serta lukah.
Jika beruntung, saat nelayan menda pengunjung dapat membeli ikan segar dibawah harga pa Danau Kerinci terletak pada dua Kecamatan y; Kecamatan Danau Kerinci dan Kecamatan Keliling Dar Terdapat beberapa lokasi yang menarik pada beberapa d< yaitu Pesanggarahan dan Tanjung Hatta, Tanjung Pel Taman Husein serta Pantai Indah

Danau Kaca

http://disporabudpar.kerincikab.go.id/sites/default/files/imagecache/604/danau%20kaca.jpg

Danau Kaca merupakan salah satu objek wisata yang berada di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi. Penamaan danau ini dengan danau kaca dikarenakan air danau ini sangat jernih.
Jika pada siang hari terlihat seperti kaca yang dari jarak jauh. Danau ini terletak di Kecamatan Gunung Raya. Kerinci bisa dicapai dengan menggunakan pesawat dan akan berhenti lapangan terbang Depati Parbo.

Danau Belibis

http://disporabudpar.kerincikab.go.id/sites/default/files/imagecache/604/danau%20belibis.jpg

Danau Belibis termasuk danau kaldera dengan luas sekitar 2 ha. Danau ini terletak di lereng Gunung Kerinci yang berhutan lebat. Kondisi alam pegunungan disekitar danau masih asli dan merupakan salah satu obyek wisata yang mempunyai daya tarik khusus untuk dikunjungi.
Danau yang indah ini dengan dikellingi oleh tebing-tebing curam merupakan tempat minum berbagai jenis satwa dan tempat berkumpulnya belibis. Danau Belibis dapat dicapai melalui Desa Gunung Labu atau Desa Kebun Baru. Jarak tempuh dari Kota Sungai Penuh lebih kurang 52 km.

Air Terjun Tujuh Tingkat

http://disporabudpar.kerincikab.go.id/sites/default/files/imagecache/604/air%20terjun%20tujuh%20tingkat.jpg

Bagi wisatawan yang menyukai kegiatan cros country atau wisata alam, objek wisata ini merupakan tempat yang cocok untuk kegiatan itu. Untuk mencapai objek wisata, wisatawan harus melewati hutan produksi kayu manis dan hutan lindung.
Seperti namanya obyek wisata memiliki air terjun tujuh tingkat. Air terjun tujuh tingkat pertama tingginya lebih kurang 6 m yang merupakan air sungai yang jatuh pada tebing terjal. Menyusuri sungai ini ke arah hulu akan ditemui pula air terjun tingkat kedua yang tingginya 50 m dan air yang jatuh seperti butir-butir uap air. Seterusnya pendakian dapt dilakukan sampai ketingkat ketujuh melalui hutan lindungyang banyak terdapat tumbuhan-tumbuhan hutan manau. Bagi petualang pemula cukup sampai ke air terjun tingkat kedua.
Desa Koto Tebu Tinggi atau Desa Mukai Tinggi Kecamatan Gunung Kerinci merupakan tempat permulaan perjalanan ke air terjun tingkat ini. Untuk mencapai kedua desa tersebut harus menempuh perjalanan jauh lebih kurang 16 km dari Kota Sungai Penuh dengan kendaraan Bus.

Danau Gunung Tujuh

http://disporabudpar.kerincikab.go.id/sites/default/files/imagecache/604/24892_376586359297_111113204297_3477556_6725241_n.jpg

Kondisi alamnya yang masih perawan dan asri menjadikan Danau Gunung Tujuh sebagai objek wisata paling favorit di Kabupaten Kerinci dan sekitarnya. Sementara, letaknya yang berada pada ketinggian 1.996 meter dpi menjadikan danau ini seba gai danau tertinggi di Asia Tenggara.
Bagi para pendaki, melakukan pendakian ke Gunung Kerinci dengan puncaknya di ketinggian 3.805 meter di atas permukaan laut (dpi) memang melelahkan, tapi sekaligus juga menjadi tantangan. Meski terlihat begitu dekat dari salah satu punggung Gunung Tujuh, jalan menuju puncak Gunung Kerinci lumayan berliku. Kemiringan j alur pendakian berupa j alan setapak yang menanjak yang mencapai 50-60 derajat sangat menguras stamina.
Namun, rasa lelah itu seakan lenyap ketika tiba di lokasi tujuan wisata yang ada di kawasan Gunung Tujuh, yakni sebuah danau yang disebut Danau Gunung Tujuh. Selain alamnya yang asri, panorama di danau yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) ini demikian indah.
Selain melakukan pendakian, tidak sedikit pengunjung yang datang hanya untuk menikmati suasana alami di kaki gunung. Setiap akhir pekan, banyak pendaki amatiran (wisatawan) yang naik ke Danau Gunung Tujuh. Mereka tidak hanya berasal dari Kerinci, melainkan juga wisatawan yang datang dari luar daerah. Tidak heran, jika setiap hari Sabtu-Minggu banyak tenda-tenda kemah yang berdiri di sekitar pos jaga. Obyek wisata ini berjarak lebih kurang 51 km dari Sungai Penuh.
Tertinggi di Asteng
Secara ilmiah, Danau Gunung Tujuh merupakan danau vulkanik yang terbentuk akibat kegiatan gunung berapi di masa lampau. Memiliki ukuran panjang sekitar 4,5 km dan lebar 3 km, danau yang berada di ketinggian 1.996 meter dpi ini merupakan danau tertinggi di Asia Tenggara.
Bagi pencinta wisata alam sekaligus petualangan, Danau Gunung Tujuh merupakan objek wisata favorit di Jambi dan sekitarnya. Selain panorama alamnya yang indah, danau ini dikelilingi oleh enam gunung, yaitu Gunung Hulu Tebo dengan ketinggian 2.525 meter dpi, Gunung Hulu Sangir (2.330 meter dpi), Gunung Mandura Besi (2.418 meter dpi), Gunung Selasih (2.230 meter dpi), Gunung Jar Panggang (2.469 meter dpi) dan Gunung Tujuh (2.732 meter dpi) yang puncaknya paling tinggi. Tidak hanya itu, sebagai kawasan yang menjadi salah satu sentra keanekaragaman hayati, Danau Gunung Tujuh juga sering dikunjungi para pencinta dan peneliti flora dan fauna. Di kawasan ini hidup berbagai jenis satwa khas TNKS seperti harimau sumatera (Panthers tigru surnatrensis), sia­mang, beruang madu, babi hutan, tapir, bermacam burung dan berbagai jenis kupu-kupu. Tumbuh an yang hidup di kawasan ini pun beragam dengan primadona berba gai jenis anggrek alam dan bungax kantong semar.
Panorama alam menawan lain yang dapat dinikmati di kawasan ini adalah Air Terjun Gunung Tujuh. Air terjun dengan ketinggian puluhan meter itu bersumber dari Danau Gunung Tujuh. Pengunjung yang ingin mencapai air terjun ini bisa melalui jalur setapak tidak jauh dari bekas wisma peristirahatan di dekat pos jaga di kaki gunung.
Ada beberapa alternatif jalur pendakian ke Danau Gunung Tujuh. Salah satunya dan paling banyak ditempuh adalah melalui gerbang Pos TNKS di Desa Pelompek Keca matan Kayu Aro, Kabupaten Kerin ci. Di desa berketinggian 1.600 meter dpi itu udara terasa dingin, terlebih lagi karena angin selalu bertiup kencang sehingga pengunjung disarankan untuk membawa jake atau baju tebal.
Sebagaimana daerah pegununj an pada umumnya, pada malam hari suhu udara di sekitar pos pendakiai ini terasa sangat dingin. Tanp; mengenakan jaket tebal, kaus kak dan selimut tebal. Angin dingii yang bertiup terasa menusuk tulang Bagi pengunjung yang hendak mendaki ke Danau Gunung Tuju lebih pagi bisa memanfaatkan ruma penduduk di sekitar pos. Ruma tinggal yang sekaligus menjac homestay tersebut bisa dipesa sebelum hari kedatangan atau pad hari kedatangan itu juga jik kebetulan tidak ada pengunjun yang menginap. Selain di sekitar po pengunjung pun bisa menginap t beberapa homestay di Desa Kers; Tuo yang terletak beberapa kilomu ter dari Pelompek.
Dengan segala keindahan ala yang disimpannya, kawasan Dan; Gunung Tujuh terlihat masih uti dan lestari karena belum terus tangan-tangan jahil. Kondisi ini t lepas dari pesan pihak Balai TNJ yang senantiasa mengingatk: pengunjung agar tidak mengamh menangkap atau membawa kea karagaman hayati yang dimili kawasan ini.









 

 



Selasa, 22 Maret 2011

Pesawat NASA Telah Mengorbit Merkurius

Messenger memasuki orbit Merkurius pada Kamis (17/3/2011) malam. Pesawat tersebut kini berada 193 kilometer dari permukaan Merkurius.
NASA mengaku tidak mudah mendekati Merkurius karena tarikan gravitasi yang kuat dari Matahari serta suhu tinggi yang ekstrem dan berubah drastis. Perubahan bisa mencapai 600 derajat celsius.
Chief Engineer Messenger Eric Finnegan menyatakan kegembiraannya atas kesuksesan ini. "Ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, tapi (pesawat) kami sudah berada di dalam sana," ujar Finnegan.
Bulan depan, Messenger diharapkan bisa mulai mengirimkan foto-foto permukaan Merkurius yang direkamnya serta menyelidiki mengenai misteri medan magnet dan kepadatan planet tersebut.
Messenger diluncurkan pada 2004 dan telah menempuh jarak perjalanan sejauh sekitar 7,8 miliar kilometer untuk melakukan manuver-manuver yang perlu untuk meluncur ke Merkurius. Pada tahun 1970, NASA pernah pula mengirim pesawat Mariner ke sana. Namun, pesawat tersebut hanya mendapatkan gambar yang kurang dari setengah batu-batu kecil.
"Tidaklah mudah (ke sana). Itu memerlukan manuver yang sangat-sangat rumit untuk sampai ke dalam orbit," kata Robert Strom, ilmuwan Universitas Arizona yang juga terlibat dalam misi Messenger sekarang.

credit by : www.kompas.com 22 maret 2011 jam 10.26

Minggu, 20 Maret 2011

Ledakan Aurora dalam Terang Bulan





Aurora borealis adalah salah satu fenomena alam terindah di Bumi. Merekam keindahannya dengan kamera, apalagi dalam kondisi terang bulan purnama, bukanlah hal mudah sebab cahaya aurora borealis akan "kalah" oleh cahaya bulan.

Tapi, fotografer asal Jerman Kerstin Langenberger berhasil melakukannya. Dalam fotonya, aurora borealis terlihat terang dalam cahaya Bulan, seolah fenomena tersebut muncul di siang bolong.
Langenberger berhasil memotret setelah menantia selama 300 jam menunggu fenomena itu muncul. Ia mengungkapkan, "Aurora harus sangat terang untuk bisa tampak saat ada Bulan. Ini jarang terjadi sehingga gambar seperti ini sangat jarang."
Foto Langenberger berhasil menguak keindahan Thingvellir National Park, tempat pengambilan foto yang menjadi salah satu situs warisan dunia UNESCO. Dalam foto itu, aurora tampak sebagai ledakan cahaya hijau dan ungu.
Aurora dijumpai di Kutub Utara dan kutub selatan Bumi. Aurora yang dijumpai di kutub utara disebut Aurora Borealis atau Northern Light sementara yang dijumpai di Kutub selatan disebut Aurora Australis.
Fenomena ini muncul akibat partikel bermuatan dari Matahari yang dihantarkan ke Bumi. Partikel tersebut tertarik oleh medan magnet Bumi, melepaskan energi hingga menghasilkan cahaya di lapisan ionosfer.
Kemunculannya tiba-tiba. Langenberger harus tiba di lokasi siang hari sehingga bisa mempersiapkan semua alat-alat untuk memotret. Malam harinya, ia harus sabar menanti si aurora datang.
"Kesulitannya adalah mengetahui dimana aurora muncul dan seperti apa nanti. Untuk waktu lama, tak ada yang terjadi dan hanya bisa menunggu. Namun, tiba-tiba langit malam hari mengalami ledakan aurora," kata Langenberger.
Langenberger mengungkapkan, "Ledakan aurora biasanya bertahan hingga beberapa menit, lalu ia akan menghilang. Aurora mungkin muncul lagi, tetapi bisa juga tidak. Tak ada yang tahu nantinya."
Aurora bukan hanya bisa muncul di Bumi. Hubble Space Telescope pernah menangkap fenomena aurora di Jupiter dan Saturnus, bahkan di satelit Jupiter yaitu Io, Europa dan Ganymede. Uranus dan Neptunus dilaporkan juga memiliki aurora.

credit by : www.kompas.com
 

Blogger news

http://www.kompas.com/

Blogroll

Music Topic

About